Advertisement here

Membuat Lingkungan yang Suka Membaca


Bagaimanakah cara meningkatkan minat baca? Kali ini saya tidak membahas tentang membaca cepat, tetapi lebih bagaimana cara meningkatkan minat dan semangat untuk membaca buku.

Menurut saya minat membaca ini merupakan langkah pertama sebelum membaca cepat. Bagaimana Cara Meningkatkan Minat baca? dengan Mencipatakan atau Menemukan Lingkungan yang suka  Membaca adalah salah satunya.

Saya adalah orang yang mudah terpengaruh dengan lingkungan untuk itu saya memerlukan lingkungan yang kondusif yang bisa mendukung kegiatan membaca saya.

Tentunya saya tidak bisa membuat semua orang untuk mendukung dan sejalan dengan apa yang saya mau, tetapi saya masih bisa mempengaruhi diri saya sendiri.

Lingkungan membaca, apakah bisa ditemukan dengan mudah? Jawabannya ya dan tidak. Di perpustakaan adalah salah satu lingkungan yang baik untuk membaca. Saya bisa membaca berjam-jam di Perpustakaan. Saya sangat suka membaca di perpustakaan tetapi saya tidak selalu bisa datang ke sana.

Bagaimana jika membuat lingkungan membaca sendiri? Bagaimana jika menciptakan lingkungan yang akan mendukung diri kita untuk membaca lebih nyaman.

Lingkungan memberikan pengaruh kepada kehidupan seseorang termasuk dalam hal membaca. Iya, sangat berpengaruh dalam hal apa saja, tentang bagaimana kita berpikir, bertindak dan berkata dipengaruhi oleh lingkungan.

Lingkungan tidak selalu sesuai dengan apa yang kita inginkan dan harapkan. Khususnya pada lingkungan sekitar yang tidak mendukung untuk membaca buku.  Bagaimana jika lingkungan tidak baik dan tidak mendukung? Apa yang harus dilakukan?

Hal ini saya lakukan untuk mendukung saya menciptakan lingkungan yang suka membaca.

1.Menghindar

Menghindar adalah salah satu langkah paling mudah. Dan memang sudah menjadi keahlian saya untuk lari, lari dari masalah. Jika memang tidak cocok ya pergi saja. Cari saja lingkungan yang baru.

Tetapi bagaimana jika orang terdekat kitalah yang menciptakan dan membuat lingkungan membaca tidak kondusif? Saya biasanya bilang kalau membaca adalah suatu hal yang baik. Mambaca adalah hal positif. Saya kira dengan begitu tidak akan ada orang yang menentang.

2. Membentengi Diri

Bagaimana caranya? Terkadang saya tidak memperdulikan orang lain. Seringkali orang memandang “remeh”, “tidak penting”, “ngapain baca”, dll. Apa yang dilihat orang lain itu tidaklah penting.
 
Tutup saja telinga dan anggapan buruk dari orang lain. Fokuskan saja untuk membaca. Toh tidak bisa membungkam mulut banyak orang, lebih baik menutup telinga sendiri.

3. Mencari dan Menemukan Lingkungan yang Suka Membaca

Secara umum lingkungan disekitar saya bukanlah lingkungan orang yang suka membaca. Jika mambaca buku ditempat ramai, di kantor, dll, maka bersiaplah menjadi orang yang terasing, orang yang “aneh”.

Jika tidak sanggup menutup telinga dan berfokus untuk membaca, maka akan merasa sungkan, tidak enak, malu, dll., sehingga tidak jadi membaca. Dukungan dari lingkungan yang suka membaca amaka

Bagaimana cara menemukan lingkungan yang seperti ini? Ya harus dicari. Datang saja ke perpustakaan, biasanya disana sangat kondusif. Tetapi tidaks elalubisa keperpusatakaan setiap waktu kan? So, saya lebih suka membuat perpustakaan saya sendiri di rumah.

4. Membuat Lingkungan yang Suka Membaca

Apa saja yang diperlukan untk membuat lingkungan yang suka membaca? Ada beberapa hal yang saya lakukan untuk membuat lingkungan rumah saya mendukung saya dalam membaca buku.

a. Mulai dari diri sendiri

Semua hal haruslah dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu baru kemudian bisa menular ke orang lain disekitar khususnya keluarga. Dan lama-kelamaan akan mempengaruhi lingkungan.

Yakinkan diri bahwa untuk menjadi seseorang yang lebih baik, maka membaca buku adalah suatu kewajiban.

b. Mulai dari Rumah dan orang-orang terdekat dalam hal ini Keluarga

Setelah mulai dari diri sendiri, lanjut saja dengan tempat tinggl yanki rumah. Apa yang perlu ada di rumah sehingga bisa meningkatkan minat baca? Ya simpel saja baca buku dirumah beli buku simpanb di rumah, pengaruhi saudara, orang tua untuk ikutan membaca buku, atau setidaknya sharing tentang buku yang dibaca.

c. Membeli Buku

Membeli buku yang saya suka, itu yang saya lakukan pertama kali. Saya pun membeli buku yang menurut saya penting untuk kebutuhan saya saat ini. Seringkali juga saya membeli buku yang bukan kebutuhan tetapi keinginan.

d. Membeli Rak Buku

Karena efek membeli banyak buku, saya jadinya harus menyediakan tempat untuk menyimpan buku. Buku yang berantakan dan tidak tertata bisa membuat saya tidak mood membaca.

Saya mudah terpengaruh dengan keadaan di rumah. Jika berantakan maka berantakan juga pikiran saya dan membuat saya malas melakukan kegiatan apapun termasuk membaca.
 

e. Mengkoleksi Buku

Mengkoleksi buku? Yup, Saya suka sekali mengkoleksi buku dengan tema tertentu, misalnya tentang pengembangan diri, motivasi, Novel, dll. Terkadang juga saya  membeli buku karejna hanya sampulnya bagus, judulnya menarik, penulis yang disukai, dan buku dengan genre yang disukai.

Beberapa ahli menyatakan sebaiknya tidak perlu membeli buku yang tidak pernah dibaca. So, mengkoleksi buku sebenarnya juga tidak disarankan. Tidak apa-apa mengkoleksi buku itu menurut saya. Toh banyak juga orang yang mengkoleksi sepatu tas, topi mainan, dll. So, tidak mengapa juga juga jika mengkoleksi buku.

Menurut saya lebih baik mengkoleksi sehingga tidak penasaran dan memberikan kepuasan tersendiri dan juga bisa memicu semangat untuk membaca. Yang terpenting saat telah mengkoleksi buku, ada tanggung jawab yang harus dilakukan yakni membacanya.

Jika sudah terlalu banyak koleksinya dan banyak buku yang belum dibaca maka buat saja jadwal membaca. Santai saja tidak perlu terburu-buru untuk menghabiskan banyak buku.

f. Dukungan dari orang tua atau orang terdekat

Minta dukungan itu perlu. Jika memang orang tua, istri, saudara yang tidak terlalu suka atau tidak mendukung dengan kegiatan membaca maka perlu diberikan “pencerahan”. Dengan memberikan penjelasan yang baik dan sopan tentunya akan dapat menerima.

Jangan-jangan bukan pada kegiatan membacanya tetapi pada kagiatan membeli buku yang terlalu banyak.


Kesimpulan

Dari apa yang saya lakukan di atas, mungkin terlihat saya sedang membuat perpustakaan saya sendiri di rumah, dan itu memang benar. Karena saya tidak bisa selalu mendapatkan lingkungan yang suka membaca, saya berusaha menciptakan lingkungan saya sendiri yang menurut saya dapat memberikan suasana yang kondusif untuk membaca.

Semua yang saya lakukan di atas tidak semuanya berefek langsung membuat saya menjadi rajin membaca tetapi setidaknya bisa membuat saya untuk lebih berminat membaca buku, dan juga dapat menjadi motivasi ke saudara yang masih kuliah untuk lebih banyak membaca dan juga memperalajari hal lain diluar mata kuliah dengan membaca banyak buku.

Mungkin hanya itu hal yang bisasaya lakukan untuk mendorong diri saya memberikan semngat pada diri saya , memotivasi saya untuk mulai membaca buku.

Mungkin yang saya lakukan dan yang anda lakukan akan berbeda. Tetapi itu tidaklah mengapa. Lakukanlah apa yang menurut Anda penting sehingga bisa membuat lebih bersemangat untuk membaca.

Semangat!!!
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here