Advertisement here

5 Tips Produktif Menulis saat Sibuk

Setiap orang pastinya punya kesibukan, dan kesibukannya tentu berbeda-beda. Memang terlihat tidak mungkin bisa produktif menulis dalam kesibukan yang padat.

Biasanya jika sudah lepas dari kesibukan, kita cenderung untuk mencari hiburan entah itu nonton film, santai-santai, main game, atau mengerjakan hal menyenangkan lainnya.

Bagi seorang penulis, menulis juga hal yang menyenangkan. Bahkan menulis bisa mengalahkan hiburan lainnya. Ada rasa bangga dan bahagia saat tulisan kita sudah selesai. Itulah kebahagiaan sesungguhnya.

Tidak semua orang punya rasa senang menulis. Menulis membutuhkan kerja keras dalam mempelajarinya, terlebih lagi melakukannya. Dan terkadang tulisan yang sudah jadi pun tidak sesuai dengan harapan, tidak menarik, tidak ada yang membaca.

Tips Produktif Menulis

Kesibukan seringkali menguburkan semua rencana dan juga menghabiskan tenaga. Saat selesai dari kesibukan pun kita sudah dalam posisi penghabisan, kelelahan dan membuat tidak mood menulis.

Bagaimana cara mudah untuk menjaga kita tetap bersemangat menulis? Silahkan simak tips produktif menulis berikut ini.

1. Membuat Daftar Terget Harian

Dalam menulis juga perlu diberi target yang jelas. Sering kali kita hanya memikirkan target-target tulisan hanya di dalam pikiran. Sering kali juga kita tidak mencapai target tersebut karena sudah lupa atau juga bisa jadi karena pikiran kita sudah berubah.

Menuliskan target utama dan kemudian menentukan langkah kecilnya untuk mencapai target tersebut. Langkah kecil tersebut bisa dijadikan terget harian. Target harian juga harus dilengkap deadline atau target waktu.

Menuliskan target harian ini sebenarnya sesuai kebutuhan saja. Bentuknya bisa berupa list atau bisa juga dalam bentuk tabel.

Menurut saya sebaiknya coba saja membuat daftar target menulis hariannya kemudian bisa dibuat dalam model listical atau tabel. Sesuai selera saja.

2. Luangkan waktu

Sibuk ya sibuk. Tidak akan ada habisnya. Jika kita memang benar-benar ingin menjadi penulis sebaiknya meluangkan waktu untuk menulis, waktu yang sengaja disediakan untuk menulis.

Waktu luang untuk menulis ini sebaiknya dicatat atau dituliskan, entah dalam buku catatan, atau pada aplikasi kalender di smartphone. Jadwalkan saja beberapa puluh menit untuk menulis. Masukkan kedalam kalender misalnya google calendar, kemudian yang paling penting adalah patuhi jadwal menulis yang sudah kamu buat.

Dengan mencatatkan maka kita tidak akan lupa, apalagi jika menggunakan smartphone maka kita bisa menerima notifikasi jika sudah masuk jadwal menulis.

Bagaimana jika disela-sela kesibukan ada ide tulisan yang muncul? Cepatlah membuka aplikasi  notes di smartphone atau segera buka buku catatan dan tuliskan ide tersebut.

3. Menulis tanpa Edit

Jika sudah mulai menulis, tulislah dengan bebas sesuai apa yang mengalir dipikiran. Menulislah terus, tanpa ragu, tanpa takut ada kesalahan ketik, kesalahan susunan kalimat, kesalahan ejaan dan lainnya.

Menulis dengan bebas, free writing, tentunya akan membuat anda lebih plong lebih nyaman seperti melepaskan beban berat pikiran. Menulis seperti ini akan membuat anda dapat menulis dengan word count yang lumayan tinggi.

Tulisan dengan free writing ini masih harus dibaca lagi, diedit lagi. Jangan buru-buru untuk melakukan editing, sebaiknya endapkan dulu tulisannya beberapa menit, atau setidaknya 1 satu jam. Dalam waktu tersebut pikiran kita bisa cooling down sehingga saat sudah segar bisa siap lanjut ke tahap editing.

4. Jauhkan Gangguan

Memang sangat menjengkelkan jika sedang menulis tetapi ada saja yang mengganggu. Gangguan ini tidak hanya dari luar, tetapi bisa jadi dari dalam pikiran kita sendiri.

4.1 Pikiran

Yakin saja kita bisa menulis. Jangan terpengaruh dengan pikiran negatif dan juga segala bentuk keraguan.

Menulis ya menulis saja. Jika memang tulisannya kurang bagus, toh masih bisa diedit. Toh, tidak ada salahnnya menulis dengan tidak bagus.

4.2 Smartphone

Smartphone, sebuah perangkat yang tidak pernah bisa lepas dari genggaman kita. Melepaskan perlengketan tangan dari smartphone adalah keberhasilan yang luar biasa.

Saat memegang smartphone, tentu tidak dapat lepas dari keinginan untuk membuka sosial media, meliha status WhatsApp, Instastory, dan scroll-scroll halaman sosial media lainnya.

Mematikan smartphone atau membuatnya silent untuk sementara waktu adalah hal yang baik.

4.3 Lingkungan

Lingkungan yang tidak nyaman, berantakan, cahaya kurang atau terlalu terang, terlalu berisik, polusi, ya pokoknya yang membuat tidak nyaman.

Selalu pastikan meja kerja dalam kondisi rapi, penerangan cukup, posisi duduk nyaman, suhu ruangan adem, dan hal-hal lainnya yang bisa membuat nyaman saat menulis.

5. Dapatkan Keuntungan

Menulis dan mendapatkan keuntungan berupa uang pastinya menyenangkan. Jika bisa melakukan itu kenapa tidak?

Jangan berpikiran untuk tidak pernah memonetisasi atau mendapatkan uang dari tulisan yang kita tulis. Uang mungkin akan dapat memotivasi kita untuk lebih giat lagi, lebih bersemangat untuk menulis.

Mungkin tulisan saat ini masih belum bisa menghasilkan uang, tetapi suatu saat nanti pastinya akan mencapai keuntungan tersebut dengan semakin seringnya kita berlatih  menulis.

Dengan menyadari bahwa dengan menulis bisa mendapatkan keuntungan berupa uang, bad mood pun hilang.

Kesimpulan

Menulis saat sibuk, bisa saja. Kesibukan pasti ada celahnya. Dan untuk mengisi celah tersebut tentunya tergantung kita. Memanfaatkan celah kesibukan untuk menulis, ya sudah seharusnya. Menghilangkan gangguan atau setidaknya meminimalisir gangguan akan sangat membantu produktivitas menulis. Selain itu memiliki motivasi uang juga tidak salahnya selama itu bisa membuat kita terus menulis.

Image by StartupStockPhotos from Pixabay

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here
Advertisement here